MU Kalahkan Arsenal 3-2 dan Masuk 4 Besar Klasemen
Table of content:
Manchester United (MU) menunjukkan performa yang mengesankan di bawah pengawasan pelatih sementara Michael Carrick. Setelah membukukan kemenangan penting melawan Manchester City, kali ini mereka menghadapi Arsenal dalam lanjutan Liga Primer, di mana MU berhasil mengamankan kemenangan tipis 3-2 di Stadion Emirates.
Di pertandingan tersebut, gol-gol kemenangan MU dicetak oleh Bryan Mbuemo, Patrick Dorgu, dan Matheus Cunha. Sementara itu, Arsenal berhasil mencetak dua gol balasan melalui Lisandro Martinez dan Mikel Merino, yang membuat pertandingan semakin mendebarkan hingga akhir.
Hasil positif ini membawa MU melangkah naik ke posisi keempat dalam klasemen sementara dengan 38 poin, meskipun masih tertinggal jauh dari Arsenal yang memimpin dengan 50 poin. Performa ini menjadi sinyal positif bagi tim yang tengah berusaha menemukan konsistensi di liga.
Analisis jalannya pertandingan antara MU dan Arsenal
Sejak awal pertandingan, Arsenal tampak mendominasi penguasaan bola dan mengatur tempo permainan. Dengan agresivitas tinggi, mereka terus menekan pertahanan MU untuk mencari gol pembuka, membuat pendukung tuan rumah optimis akan hasil positif. Bukayo Saka dan Leandro Trossard sebagai duet di sayap memberikan ancaman yang signifikan bagi pertahanan MU.
Meskipun Arsenal merasa nyaman dengan penguasaan bola, mereka baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-29. Gol pertama Arsenal lahir dari kesalahan Lisandro Martinez yang mencetak gol bunuh diri, ketika upayanya untuk menghalau bola justru membawa bola masuk ke gawangnya sendiri.
Namun, keunggulan Arsenal tidak bertahan lama. Hanya delapan menit setelah gol bunuh diri tersebut, Bryan Mbuemo berhasil menyamakan kedudukan dengan memanfaatkan kesalahan umpan dari Martin Zubimendi, yang memberikan MU kesempatan untuk kembali ke dalam permainan.
Strategi Manchester United di babak kedua
Setelah memasuki babak kedua, MU tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan hanya lima menit setelah peluit babak dimulai. Kerja sama antara Bruno Fernandes dan Patrick Dorgu menghasilkan gol kedua bagi MU, di mana Dorgu melepaskan tembakan yang melambung dan mengenai mistar sebelum akhirnya masuk ke gawang.
Seiring bertambahnya tekanan, Mikel Arteta sebagai pelatih Arsenal merespons dengan melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk memasukkan Viktor Gyokeres dan Mikel Merino untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut menunjukkan ketidakpuasan terhadap performa tim dalam mengejar gol.
Meskipun Arsenal berusaha keras untuk kembali ke permainan, mereka gagal memanfaatkan beberapa peluang yang ada. Sundulan Gyokeres dan tembakan keras Declan Rice masih belum cukup untuk menyulitkan kiper MU, Senne Lammens.
Drama menjelang akhir pertandingan di Emirates
Perjuangan Arsenal akhirnya membuahkan hasil saat Mikel Merino menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-84. Gol ini lahir dari situasi sepak pojok yang menimbulkan kemelut di dalam kotak penalti, menjadi momen krusial dalam pertandingan yang penuh ketegangan.
Namun, keunggulan Arsenal tidak bertahan lama. Hanya tiga menit setelah gol penyama kedudukan, Matheus Cunha mencetak gol ketiga untuk MU melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti, membuat David Raya tidak berdaya dalam menjaga gawangnya. Skor berubah menjadi 3-2, dan MU mengunci kemenangan.
Melalui hasil ini, MU tidak hanya meraih tiga poin berharga tetapi juga menunjukkan bahwa mereka berada di jalur yang benar untuk mengejar posisi teratas dalam klasemen. Kemenangan ini merupakan kemenangan beruntun kedua bagi Carrick, menandakan titik balik bagi tim setelah periode sulit sebelumnya.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







