Prabowo Marah Direksi BUMN Minta Bonus Meski Perusahaan Rugi dan Tak Tahu Malu
Table of content:
Prabowo secara terbuka mengungkap praktik kotor di sektor energi nasional yang memanfaatkan impor sebagai celah utama manipulasi harga. Tindakan itu dinilainya sebagai penipuan dan pencurian.
“Praktik-praktik markup penipuan. Markup itu adalah penipuan dan pencurian. Mencuri di siang bolong,” kata Prabowo.
Dalam pandangannya, kebijakan impor yang seharusnya bersifat strategis justru disalahgunakan oleh segelintir elite untuk meraup keuntungan pribadi.
Menurut Prabowo, pola permainan ini dilakukan dengan mengatur pasokan dari luar negeri, lalu memanipulasi harga agar jauh lebih mahal dibandingkan potensi produksi dalam negeri.
Alhasil, selisih harga tersebut menjadi ladang rente bagi pihak-pihak tertentu, sementara negara dan rakyat harus menanggung beban ekonomi.
“Ada pihak-pihak, saya tidak mengerti ya. Orang-orang Indonesia yang pintar-pintar. Pintar tapi serakah mengatur mau impor dari luar. Dengan impor dari luar dia manipulasi harga dan dia kutip. Sehingga ada pihak segelintir orang yang kaya raya di atas penderitaan rakyat,” ujarnya.
Dia menilai praktik tersebut sangat ironis, mengingat Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah. Ketergantungan impor justru memperlihatkan adanya kegagalan tata kelola yang disengaja, bukan semata keterbatasan kemampuan nasional.
Prabowo Menyoroti Masalah Tata Kelola Energi Nasional
Dalam beberapa kesempatan, Prabowo selalu menekankan pentingnya tata kelola energi yang baik. Hal ini bukan hanya untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Dia menganggap bahwa tindakan tertentu memasukkan kebijakan terkait energi sebagai sumber kekuatan yang justru merugikan banyak pihak. Ada perasaan ketidakadilan yang mengemuka ketika segelintir orang menikmati keuntungan besar dari praktek yang merugikan negara.
Seharusnya, dengan kekayaan sumber daya yang tersedia, Indonesia mampu mengatur stabilitas harga dan pasokan energi untuk warganya. Namun kenyataannya, justru adanya sekelompok elite yang mengatur agar harga energi melonjak, membebani rakyat secara langsung.
Prabowo juga menekankan bahwa sumber daya yang ada seharusnya dimanfaatkan untuk keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat. Alih-alih, beberapa individu meraup keuntungan dari situasi yang tidak adil ini.
Dia berharap pemerintah segera mengevaluasi kebijakan yang ada agar semua pihak bisa merasakan manfaat energi yang adil. Ini juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Dampak Negatif dari Kebijakan Impor yang Salah
Kebijakan impor yang keliru tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga kepada industri lokal. Banyak pengusaha nasional yang terpaksa harus bersaing dengan harga yang tidak adil akibat manipulasi tersebut.
Prabowo mencatat bahwa banyak industri dalam negeri yang seharusnya bisa berkembang justru terhambat oleh kebijakan yang merugikan. Ada kebutuhan untuk melindungi industri lokal agar dapat bersaing secara sehat.
Sistem yang ada saat ini menciptakan ketidakseimbangan, di mana produksi lokal menjadi tidak berdaya. Ini tentu berbeda dengan fakta bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah dan potensi pasar yang besar.
Cara pandang ini tentu menjadi tantangan bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan langkah-langkah strategis. Mereka harus mampu mengatur regulasi dan kebijakan agar lebih berpihak pada kepentingan rakyat.
Selama ini, Prabowo menjadi salah satu suara yang gencar menyerukan reformasi dalam manajemen energi nasional. Rentetan kritik yang dilontarkannya juga menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan kebijakan ke depan.
Pentingnya Kesadaran Publik Mengenai Substansi Energi
Masyarakat juga perlu diberdayakan dengan pengetahuan tentang industri energi. Dengan begitu, mereka bisa memahami dampak dari kebijakan yang ada serta berperan aktif dalam memperjuangkan hak mereka.
Prabowo mendorong adanya pendidikan dan sosialisasi terkait energi agar masyarakat paham tentang potensi dan masalah yang ada. Kesadaran ini sangat penting agar rakyat bisa mengambil keputusan yang tepat dan tidak terjebak dalam praktik yang merugikan.
Keterlibatan publik dalam berbagai diskusi dan kegiatan berkaitan dengan energi menjadi satu langkah positif. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga subjek yang memiliki suara.
Pendidikan tentang energi juga bisa memotivasi generasi muda untuk terlibat langsung dalam sektor yang memiliki peran penting ini. Ini merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.
Pentingnya pendekatan ini seakan terabaikan di tengah hiruk pikuk kebijakan yang lebih fokus pada keuntungan jangka pendek. Prabowo berharap dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, praktik-praktik buruk dalam sektor ini dapat diminimalisir.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now











