Teknologi Ekokardiografi 3D untuk Diagnosis Jantung Bawaan pada Bayi yang Lebih Akurat
Table of content:
Perkembangan dalam bidang teknologi medis telah membawa dampak signifikan, terutama dalam deteksi dan penanganan penyakit jantung bawaan (PJB) pada bayi dan anak. Salah satu metode yang kini menjadi andalan adalah ekokardiografi, yang memungkinkan dokter untuk mengevaluasi kondisi jantung secara non-invasif sejak usia neonatal.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan, Dr. Radityo Prakoso, menjelaskan bahwa ekokardiografi dapat dilakukan bahkan pada bayi baru lahir. Metode ini memungkinkan analisis mendalam mengenai struktur dan fungsi jantung tanpa paparan radiasi.
Menurutnya, ekokardiografi merupakan alat diagnostik utama yang akurat dan non-invasif untuk mendeteksi PJB. Dengan berkembangnya teknologi, keakuratan dan efisiensinya dalam memantau kondisi jantung bayi dan anak semakin meningkat.
Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan dan Ekokardiografi
Penyakit jantung bawaan adalah salah satu kondisi yang dapat mengancam jiwa jika tidak terdeteksi dengan segera. Data menunjukkan bahwa prevalensi PJB terus meningkat dari tahun ke tahun, dengan proporsi kasus tertinggi muncul di wilayah Asia.
Dr. Radityo menambahkan bahwa deteksi dini melalui ekokardiografi memungkinkan intervensi lebih cepat, yang dapat menyelamatkan nyawa. Dengan menggunakan metode ini, dokter dapat menilai berbagai aspek kesehatan jantung dengan lebih efektif.
Sebagai standar emas dalam diagnosis PJB, ekokardiografi memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan jantung. Hal ini sangat penting, terutama dalam menentukan langkah pengobatan yang tepat bagi pasien bayi dan anak.
Teknologi Ekokardiografi Terkini dan Kemanfaatannya
Seiring dengan kemajuan teknologi, bentuk ekokardiografi terus berevolusi. Kini, teknologi 3D ekokardiografi hadir dengan kemampuan yang jauh lebih canggih dalam menghasilkan gambar jantung tiga dimensi dari berbagai sudut.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan, Dr. Ario Soeryo Kuncoro, menyatakan bahwa 3D ekokardiografi sangat berguna untuk menilai struktur jantung yang lebih kompleks. Dengan demikian, keberadaan teknologi ini memungkinkan visualisasi anatomi jantung yang lebih detail.
Teknologi ini tidak hanya berfungsi untuk diagnosis, tetapi juga sebagai panduan dalam prosedur intervensi. Ini membantu dokter menjalankan tindakan dengan lebih presisi dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi.
Pentingnya Pelatihan Berkelanjutan dalam Teknologi Kardiovaskular
Pelatihan dan penguasaan teknologi imaging kardiovaskular sangat esensial bagi tenaga medis. Hal ini menjadi fokus dalam kegiatan edukasi seperti yang diselenggarakan oleh Heartology Cardiovascular Hospital.
Mini Workshop CARES 2026 menjadi ajang di mana para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dapat meningkatkan pengetahuan mereka. Peserta yang terdiri dari 30 dokter menunjukkan minat dan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.
Profesor Luigi Badano, salah satu pembicara dalam acara ini, menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, perhatian harus diberikan pada upaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dokter dalam bidang kardiologi pediatrik dan ekokardiografi.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







