Drama VAR 4 Menit yang Tak Terduga dan Menggelikan
Table of content:
Pertandingan antara Newcastle United dan Manchester City belum lama ini menyisakan banyak catatan penting. Kekalahan yang diderita Newcastle dalam ajang Carabao Cup membuat banyak pihak, termasuk legenda sepak bola Alan Shearer, merasa geram dan kecewa. Dengan skor akhir 0-2, Newcastle terpaksa menerima kekalahannya di Stadion St James’ Park.
Situasi ini menghadirkan berbagai reaksi dari pengamat dan fans. Chelsea harus mengakui dominasi Manchester City yang berhasil memainkan strategi yang sangat efektif. Namun, perdebatan hangat muncul tentang keputusan VAR yang dinilai merugikan langkah Newcastle di pertandingan tersebut.
Anggapan banyak orang bahwa teknologi seharusnya meningkatkan kualitas permainan, ternyata tak sepenuhnya benar. Keputusan wasit yang terkesan tidak konsisten justru menambah ketidakpuasan publik akan penerapan VAR di Inggris.
Kritik Terhadap Proses VAR yang Memalukan
Kemunduran yang dialami Newcastle dalam leg pertama semifinal Piala Liga Inggris tidak hanya soal skor. Pertandingan ini dipenuhi drama, terutama ketika VAR memutuskan untuk memeriksa gol yang dicetak oleh Antoine Semenyo. Dalam proses peninjauan yang memakan waktu hampir empat menit, banyak yang merasa ini sudah melampaui batas dalam hal penyelesaian pertandingan.
Shearer tidak segan-segan mengungkapkan pendapatnya tentang VAR, menyebutkan bahwa keputusan yang diambil sama sekali tidak memuaskan. Ia menganggap bahwa kehadiran teknologi justru merusak pengalaman menonton pertandingan yang seharusnya menyenangkan dan mendebarkan.
Beberapa pengamat menyayangkan fakta bahwa VAR seringkali mengambil waktu terlalu lama untuk melakukan verifikasi. Henry Winter, seorang jurnalis olahraga, juga menekankan bahwa seharusnya VAR lebih cepat dan efisien dalam pengambilan keputusan. Kritik keras seperti ini mencerminkan makin tidak menyenangkannya situasi yang dialami oleh para pendukung Newcastle.
Pergulangan Cerita di Lapangan Hijau
Menatap kembali ke laga tersebut, dinamika permainan menampilkan dominasi Manchester City yang tak dapat dibantahkan. Gol pembuka oleh Antoine Semenyo menjadi sorotan, namun momen itu sempat terhenti ketika VAR melakukan peninjauan. Ini menjadi simbol dari ketidakberdayaan Newcastle dalam menghadapi sistem yang seharusnya adil.
Dirancang untuk mendukung keputusan wasit, VAR seharusnya bertindak sebagai pembantu, bukan justru menambah beban bagi tim yang sudah berjuang keras. Hal inilah yang membuat banyak penggemar menginginkan adanya evaluasi menyeluruh terhadap penerapan teknologi ini di setiap pertandingan.
Selain itu, tren keputusan VAR yang mengalih perhatian dari aksi di lapangan menimbulkan pertanyaan serius. Seberapa jauh teknologi ini dapat diterima oleh publik dan pemain? Beberapa pihak menganggap bahwa VAR justru mengganggu keberlangsungan permainan, menurunkan nilai atmosfer sepak bola itu sendiri.
Tantangan Flyin’ High di Etihad Stadium
Pada laga tersebut, meskipun Newcastle berusaha maksimal, dominasi Manchester City tetap tidak terhindarkan. Keberhasilan mereka mencetak gol kedua di masa injury time melalui Rayan Cherki adalah puncak dari tekanan yang diberikan pada tim tuan rumah. Ini menguji sejauh mana Newcastle bisa bertahan di panggung tinggi seperti ini.
Manchester City memang dikenal dengan serangan cepat dan skema permainan yang terencana matang. Sementara itu, Newcastle nampaknya harus berjuang lebih keras untuk bisa bersaing. Manajer Eddie Howe mengakui adanya tantangan besar yang harus dihadapi timnya, mendesak mereka untuk memberikan yang terbaik di laga-laga berikutnya.
Dari sisi manajer, kalah dengan selisih dua gol terasa lebih sakit dibandingkan dengan satu gol saja. Hal ini tak hanya karena angka di papan skor, tetapi juga imbas dari pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pemain di lapangan. Kerinduan akan hasil lebih baik menjadi harapan yang terus membakar semangat tim.
Kekalahan ini juga memberikan pelajaran berharga bagi tim. Penyesalan akan kegagalan di detik-detik akhir menjadi pemicu bagi pengembangan strategi lebih baik pada laga mendatang. Melihat ke depan, Newcastle tahu betul bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan untuk bangkit dan berbenah.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







