Kesiapan Arus Balik Libur Nataru Menurut Menhub
Table of content:
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya kesiapan semua pihak dalam menghadapi arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) sambil mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan setelah meninjau arus penumpang di Stasiun Yogyakarta, yang menunjukkan tren positif dalam peningkatan jumlah penumpang.
Dalam beberapa tahun terakhir, momen Nataru selalu menjadi salah satu periode puncak perjalanan di Indonesia. Oleh karena itu, persiapan matang dari stakeholders perkeretaapian sangat diperlukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para penumpang.
Data dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menunjukkan bahwa jumlah penumpang mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat beralih ke moda transportasi kereta api untuk perjalanan mereka selama musim libur.
Kenaikan Penumpang yang Signifikan Selama Nataru
Berdasarkan data terbaru, tercatat bahwa total penumpang yang menggunakan jasa kereta api di Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencapai 931.806 pada periode Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026. Ini menunjukkan peningkatan 10% dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 844.959 penumpang.
Kenaikan jumlah penumpang ini mencerminkan tren positif di sektor transportasi kereta api, yang semakin diminati oleh masyarakat. Penggunaan kereta api dianggap lebih praktis dan efisien, terutama dalam situasi lalu lintas yang padat.
Menteri Perhubungan menekankan bahwa peningkatan jumlah penumpang harus diimbangi dengan peningkatan layanan. Hal ini penting agar penumpang merasa nyaman dan aman selama perjalanan mereka.
Peningkatan Layanan untuk Kenyamanan Penumpang
Untuk mengatasi lonjakan penumpang, Dudy meminta adanya penambahan fasilitas penunjang dalam stasiun. Fasilitas seperti pendingin ruangan di ruang tunggu menjadi sangat penting untuk kenyamanan penumpang.
Selain itu, penambahan petugas keamanan juga menjadi prioritas agar keselamatan penumpang, terutama anak-anak, dapat terjaga. Dengan meningkatnya arus penumpang, kehadiran petugas di stasiun sangat diharapkan dapat memberi rasa aman kepada masyarakat.
Peningkatan layanan tidak hanya mengenai fasilitas fisik, tetapi juga tentang pelayanan yang ramah. Petugas yang terlatih untuk memberikan informasi dan bantuan kepada penumpang sangat diperlukan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan.
Pentingnya Kolaborasi Antara Stakeholders
Kolaborasi antara berbagai pihak terkait sangatlah krusial dalam menyiapkan arus balik Nataru. Koordinasi yang baik antara pemerintah, PT KAI, dan pihak keamanan akan menciptakan iklim perjalanan yang lebih lancar dan aman.
Setiap stakeholder perlu melakukan evaluasi untuk menemukan titik perbaikan. Ini mungkin mencakup pengaturan jadwal kereta, penambahan jadwal perjalanan, atau peningkatan jumlah kereta yang dioperasikan selama periode liburan.
Dengan adanya keterlibatan proaktif dari semua pihak, diharapkan perjalanan di masa Nataru dapat berlangsung dengan baik tanpa hambatan. Penumpang dapat melakukan perjalanan dengan tenang, menikmati liburan mereka tanpa harus khawatir akan kenyamanan perjalanan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







