BBM Berhasil Dipasok ke 4 SPBU di Bener Meriah Aceh
Table of content:
Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke daerah yang terkena bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, telah kembali berhasil dilakukan. Meskipun infrastruktur di area tersebut belum sepenuhnya pulih akibat bencana, upaya pemenuhan kebutuhan energi tetap dilakukan oleh pihak terkait.
Pada malam hari yang sejuk, tepatnya tanggal 27 Desember 2025, tujuh unit mobil tangki telah diberangkatkan dari tempat penyimpanan khusus. Proses ini berlangsung dengan akun kecepatan dan ketepatan dalam penyaluran oleh pihak yang terlibat.
Para pengemudi mobil tangki berangkat pada pukul 21.00 WIB, dengan tujuan utama empat SPBU yang berada di Kabupaten Bener Meriah. Dalam waktu sekitar tiga hingga empat jam, mereka berhasil tiba di lokasi tujuan, membawa pasokan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.
Kondisi Jalan yang Menantang dan Strategi Penyaluran BBM
Penyampaian BBM ke daerah-daerah yang terdampak bencana tidaklah mudah. Jalur yang dilalui masih dalam kondisi rusak akibat banjir dan longsor, sehingga memerlukan strategi yang matang untuk memastikan keselamatan dan kelancaran distribusi.
Pihak keamanan terlibat dalam proses ini dengan melakukan pengawalan kepada mobil tangki. Dukungan dari aparat penegak hukum setempat sangat signifikan dalam memastikan perjalanan tersebut berlangsung aman meskipun situasi tidak ideal.
Perjalanan yang ditempuh berlangsung sekitar empat jam, di mana mobil tangki harus dengan hati-hati melewati jalur yang masih terpengaruh oleh bencana. Bantuan material dan sumber daya manusia sangat membantu dalam proses sulit ini.
Jumlah Pasokan BBM dan Tujuannya
Dalam distribusi kali ini, mobil tangki membawa pasokan BBM jenis Pertalite sebanyak 48 kiloliter dan Biosolar sebanyak 8 kiloliter. Angka ini menunjukkan komitmen untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat sekitar.
Setelah menjalani perjalanan yang melelahkan, seluruh unit kembali ke tempat penyimpanan dengan selamat. Pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa keberlangsungan pasokan energi sangat penting bagi masyarakat, terutama saat situasi darurat.
Peran masyarakat lokal dalam menyambut dan mendistribusikan BBM ke SPBU juga merupakan aspek krusial dalam memastikan kelancaran akses bagi pengguna kendaraan. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak terkait.
Keberhasilan Kolaborasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara berbicara mengenai pentingnya kolaborasi. Menurutnya, berbagai pihak yang terlibat berkontribusi terhadap keberhasilan penyaluran BBM ke wilayah terdampak bencana ini.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, penyaluran BBM ke Bener Meriah dapat terlaksana dengan aman dan lancar,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bersatu, tantangan bisa diatasi.
Pentingnya komunikasi yang baik antara pihak yang bertanggung jawab serta masyarakat setempat turut memberikan dampak positif. Ini memungkinkan respons yang cepat dan efisien dalam situasi darurat seperti ini.
Dampak Penyaluran BBM Terhadap Masyarakat Setempat
Kehadiran pasokan BBM di daerah terdampak mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan tersedianya bahan bakar yang cukup, masyarakat dapat melanjutkan aktivitas mereka meskipun dalam situasi yang sulit.
Ketersediaan BBM juga memudahkan mobilitas warga, yang sangat penting untuk proses rehabilitasi pascabencana. Dengan mobilitas yang lebih baik, masyarakat dapat berkoordinasi dan bekerja sama dalam upaya pemulihan wilayah mereka.
Di saat-saat darurat, kebutuhan akan energi sangat krusial. Keberadaan BBM menjadi salah satu sinyal positif bahwa upaya untuk membangun kembali kehidupan masyarakat masih terus berlangsung.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








