IISTC Diikuti 2552 Atlet, Ajang Pencarian Bibit Baru Taekwondo
Table of content:
Jakarta – IISTC 3 atau International Inter Student Taekwondo Championship 3 akan diadakan di Indoor Stadium Kelapa Dua pada tanggal 26, 27, dan 28 Desember 2025. Event ini berlangsung bersamaan dengan momen liburan akhir tahun, menjadikannya kesempatan yang tepat untuk menemukan atlet-atlet muda potensial dalam cabang taekwondo di Indonesia.
Kegiatan ini menjadi ajang yang sangat dinanti-nanti, terutama oleh para pencinta taekwondo. Terlebih lagi, dengan adanya kompetisi ini, banyak anak-anak dari berbagai daerah dapat menunjukkan bakat mereka di arena yang lebih luas.
Dalam edisi ketiga ini, IISTC telah mencatat peningkatan signifikan dalam hal jumlah peserta yang mengikuti. Total peserta mencapai 2.552 orang, berasal dari 12 provinsi di Indonesia, serta beberapa atlet luar negeri dari India dan Filipina, menambah semarak event ini.
Rincian Pelaksanaan dan Kategori Pertandingan di IISTC 3
IISTC 3 akan mempertandingkan dua kategori utama, yaitu Poomsae (Jurus) dan Kyeorugi (Tarung). Setiap kategori memiliki lima tingkatan usia, mulai dari Super Pra Cadet (8-9 tahun) hingga senior yang berusia di atas 18 tahun, menciptakan kesempatan bagi semua kalangan untuk berkompetisi.
Keberagaman kategori ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan lebih banyak peserta dari berbagai usia. Setiap kategori tidak hanya menekankan keahlian teknik tetapi juga semangat sportivitas di antara para peserta.
Melalui penyelenggaraan ini, PB Taekwondo Indonesia berupaya mengidentifikasi talenta baru yang dapat menjadi penerus generasi atlet sukses. Sebagai contoh, Arya Danu Susilo, atlet yang baru meraih medali emas di SEA Games 2025, menjadi inspirasi bagi para pesaing muda ini.
Harapan dan Tujuan Utama IISTC 3 dalam Membangun Atlet Muda
Pembukaan IISTC 3 dihadiri oleh wakil ketua umum IV PB Taekwondo Indonesia, Mayjen Supriyono. Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh terhadap event ini, sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini.
Dalam pernyataannya, Supriyono menyebutkan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan IISTC adalah mencari bibit-bibit atlet taekwondo yang berbakat. Penyelenggaraan di akhir tahun ini sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkompetisi di waktu liburan sekolah.
Supriyono menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus mencari dan menggali potensi yang ada di dalam negeri. Dengan adanya turnamen seperti ini, kami berharap dapat menemukan atlet yang dapat bersaing di tingkat internasional di kemudian hari.”
Peran Komunitas dan Dukungan untuk Mendorong Pertumbuhan Taekwondo di Indonesia
Partisipasi dari berbagai daerah menegaskan antusiasme masyarakat dalam mengikuti perkembangan taekwondo. Komunitas taekwondo yang aktif di berbagai provinsi menjadi salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan IISTC.
Support dari orang tua juga sangat berkontribusi dalam mendorong anak-anak untuk tampil di turnamen semacam ini. Partisipasi aktif dari keluarga menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung pengembangan kemampuan anak.
Keterlibatan para pelatih berpengalaman juga membantu mempersiapkan peserta sebaik mungkin. Mereka memberikan bimbingan dan strategi yang esensial agar atlet muda dapat tampil optimal di pentas IISTC 3.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







