Pembaruan Sistem Coretax Purbaya Sudah Diperbaiki
Table of content:
Kementerian Keuangan Indonesia tengah berupaya mengoptimalkan sistem administrasi perpajakan dengan meluncurkan Coretax System. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa sistem ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan pajak di masa mendatang.
Purbaya juga menekankan pentingnya penyempurnaan sistem secara berkala agar dapat berfungsi dengan optimal ketika digunakan secara luas oleh masyarakat. Dengan digitalisasi yang terus berkembang, harapannya adalah memudahkan akses serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Beliau menjelaskan bahwa uji coba telah berhasil dilakukan hingga saat ini, yang menunjukkan perkembangan positif. Pada kesempatan ini, ia mengungkapkan bahwa ada kesiapannya untuk melakukan perbaikan jika diperlukan, guna menanggulangi potensi masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.
Pentingnya Digitalisasi dalam Perpajakan dan Pengumpulan Pajak
Digitalisasi dalam sektor perpajakan adalah langkah krusial untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Dengan sistem yang lebih efisien, diharapkan dapat meminimalkan tingkat kebocoran pajak yang sering terjadi dalam proses manual.
Melalui penerapan Coretax System, diharapkan proses pelaporan pajak menjadi lebih transparan dan akuntabel. Sistem ini dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih baik antara pihak pemerintah dan wajib pajak, sehingga kerjasama dalam hal pemenuhan kewajiban akan lebih terjalin.
Salah satu manfaat utama dari sistem digital adalah pengurangan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pelaporan dan pembayaran pajak. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, diharapkan masyarakat akan lebih terbantu dalam menjalankan kewajibannya sebagai wajib pajak.
Proses Uji Coba dan Pelaksanaan Coretax System
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengungkapkan bahwa serangkaian uji coba telah dilakukan untuk memastikan sistem berfungsi dengan baik. Hingga saat ini telah terdapat dua tahap pengujian besar yang berjalan dengan melibatkan banyak pegawai.
Pada tahap pertama, yang dilaksanakan pada bulan November, sekitar 25 ribu pegawai Direktorat Jenderal Pajak terlibat. Dalam tahap ini, meskipun ada kendala awal, proses berhasil dikendalikan dan dioptimalkan.
Dengan melibatkan banyak pengguna, diharapkan feedback yang diperoleh dapat digunakan untuk memperbaiki dan memperkuat sistem. Pendekatan ini sejalan dengan visi untuk menciptakan sebuah sistem perpajakan yang responsif dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.
Strategi Jangka Panjang untuk Sistem Perpajakan yang Lebih Baik
Purbaya menekankan bahwa Coretax bukan sekadar sistem teknologi, tetapi bagian integral dari reformasi perpajakan yang lebih luas. Dengan adanya sistem yang lebih baik, pihak pemerintah dapat berfokus pada strategi jangka panjang untuk meningkatkan penerimaan negara dari pajak.
Dalam rangka mewujudkan tujuan ini, diperlukan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan berbagai pihak terkait. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak juga menjadi salah satu faktor penentu dalam suksesnya reformasi perpajakan.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat dicapai dengan membangun kesadaran dan memfasilitasi pendidikan pajak demi meningkatkan tingkat pemahaman masyarakat. Keterlibatan komunitas dalam mengawasi dan mendorong kepatuhan pajak juga akan sangat bermanfaat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







