Malaysia Penyumbang Terbesar Turis Asing, Hobi Belanja di Indonesia
Table of content:
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengumumkan peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air. Kenaikan ini menunjukkan ketertarikan yang terus tumbuh terhadap berbagai destinasi wisata Indonesia di kalangan wisatawan asing.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, tercatat sekitar 12,76 juta kunjungan wisman. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 10,32 persen dibanding tahun lalu, yang menunjukkan bahwa Indonesia semakin menarik di pasar global.
Menurut Widiyanti, aktivitas berbelanja menjadi salah satu daya tarik paling besar bagi wisatawan yang datang ke Indonesia. Mengutip hasil survei YouGov 2023, ia menyatakan bahwa 27 persen wisatawan melakukannya dengan motivasi utama berbelanja.
Pada tahun 2025, potensi perjalanan wisatawan domestik juga meningkat drastis. Dari data yang dihimpun, terdapat 901,9 juta perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan dalam negeri dari Januari hingga September, meningkat 18,99 persen dari tahun sebelumnya.
Widiyanti menegaskan bahwa tren wisata belanja menjadi fokus utama dalam promosi pariwisata, terutama menjelang musim liburan akhir tahun. Kementerian Pariwisata telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat promosi terkait wisata belanja, khususnya untuk mendorong transaksi pada saat Natal dan Tahun Baru.
Kontribusi Wisatawan Asing Terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tidak hanya membawa dampak positif terhadap sektor pariwisata, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional. Sejumlah sektor seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner mendapatkan keuntungan dari lonjakan ini.
Wisatawan yang datang ke Indonesia umumnya berinvestasi dalam berbagai pengalaman, termasuk mencicipi masakan lokal dan menginap di akomodasi yang nyaman. Dengan demikian, keuntungan tidak hanya dirasakan oleh pengelola pusat perbelanjaan tetapi juga pedagang kecil di sekitar lokasi wisata.
Sedikitnya, wisatawan mancanegara memberikan kontribusi yang berarti dalam penciptaan lapangan kerja. Dari sektor yang terkait, banyak masyarakat yang mendapatkan peluang kerja, yang pada akhirnya berkontribusi pada perbaikan kualitas hidup mereka.
Mengoptimalkan pengalaman wisatawan menjadi kunci utama agar mereka mau kembali. Kementerian Pariwisata terus mengedukasi pelaku industri agar dapat menghadirkan layanan yang berkualitas, yang tentunya akan meningkatkan kepuasan pengunjung.
Lebih dari itu, kampanye promosi multikultural juga menjadi perhatian, di mana Indonesia menampilkan keberagaman budaya dan tradisi yang dimiliki. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar wisatawan yang datang ke Indonesia.
Strategi Pemasaran untuk Menarik Wisatawan Belanja
Di tengah peluncuran program promosi, upaya memposisikan Indonesia sebagai tujuan wisata belanja semakin digencarkan. Rangkaian acara seperti pameran dan festival belanja lokal ditargetkan untuk menarik perhatian wisatawan.
Pemilihan lokasi strategis untuk berbelanja, seperti pusat-pusat perbelanjaan modern dan pasar tradisional, juga menjadi bagian dari strategi pemasaran. Hal ini untuk memastikan wisatawan memiliki pilihan yang beragam sesuai dengan preferensi belanja mereka.
Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku bisnis lokal juga diperkuat untuk menciptakan kampanye yang lebih terintegrasi. Melalui kerjasama yang solid, diharapkan hasil promosi dapat menjangkau lebih banyak audiens dan meningkatkan jumlah kunjungan.
Integrasi teknologi dalam promosi wisata juga tidak kalah penting. Pemanfaatan media sosial dan platform digital menjadi sarana efektif untuk menjangkau wisatawan milenial yang sangat mengandalkan informasi dari platform tersebut sebelum memilih destinasi.
Dalam mengembangkan strategi pemasaran, Kementerian Pariwisata berupaya menggali potensi lokal yang unik. Menawarkan produk-produk khas daerah yang bisa dijadikan oleh-oleh menjadi salah satu daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Peran Malaysia dalam Peningkatan Jumlah Wisatawan
Melihat data yang ada, Malaysia menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar, dengan kontribusi hingga 17 persen dari total kunjungan. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua negara semakin erat dalam sektor pariwisata.
Wisatawan asal Malaysia dikenal gemar berbelanja di destinasi yang mereka kunjungi. Sekitar 11,4 persen dari pengeluaran mereka dialokasikan untuk membeli cenderamata dan oleh-oleh, yang semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan belanja.
Kementerian Pariwisata memanfaatkan potensi ini dengan mengadakan promosi kolaboratif bersama agen perjalanan dan pelaku industri di Malaysia. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan dan memperkuat hubungan antarnegara.
Tidak hanya itu, pemerintah juga terus berupaya membangun kemudahan akses transportasi antarnegara, yang tentunya akan mendorong lebih banyak wisatawan Malaysia untuk berkunjung ke Indonesia. Ini menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan pariwisata lintas negara.
Dengan memperkuat kolaborasi dan menciptakan pengalaman wisata yang menarik, diharapkan jumlah kunjungan dari Malaysia akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Hal ini penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat sektor pariwisata nasional.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now










