Gaji dan Tunjangan PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2025
Table of content:
Kementerian Sosial saat ini tengah membuka lowongan untuk PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat tahun 2025. Ini merupakan kesempatan yang sangat menarik mengingat adanya ketentuan mengenai gaji dan tunjangan yang bisa didapatkan oleh para tenaga pendidik yang lulus seleksi.
Pembukaan pendaftaran berlangsung dari tanggal 3 hingga 7 Desember 2025, dan hal ini membuat banyak calon peserta yang antusias. Namun, sebelum mendaftar, penting bagi mereka untuk memahami detail mengenai struktur gaji dan tunjangan yang ditawarkan.
Pada prinsipnya, gaji yang diterima oleh PPPK berlandaskan pada Peraturan Presiden yang mengatur mengenai penggajian dari pegawai negeri. Hal ini meriwayatkan bahwa struktur gaji ditentukan berdasarkan golongan yang dimiliki oleh masing-masing tenaga pendidik.
Rincian Gaji PPPK untuk Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat
Berdasarkan data terbaru, gaji pokok PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat ditentukan sesuai Golongan I hingga Golongan XVII. Setiap golongan memiliki rentang gaji yang berbeda-beda, mulai dari Rp1.938.500 hingga Rp7.329.000.
Gaji ini belum termasuk tunjangan, sehingga penting untuk mempertimbangkan komponen tambahan yang akan memengaruhi total penghasilan. Dengan struktur gaji yang beragam, semakin tinggi golongan yang dicapai, semakin besar pula gaji yang diterima.
Berikut adalah uara gaji untuk masing-masing golongan: Golongan I: Rp1.938.500 – Rp2.900.900; Golongan II: Rp2.116.900 – Rp3.071.200; Golongan III: Rp2.206.500 – Rp3.201.200; hingga Golongan XVII: Rp4.462.500 – Rp7.329.000.
Struktur Tunjangan yang Diterima oleh PPPK
Selain gaji pokok, PPPK juga berhak menerima berbagai tunjangan yang setara dengan Pegawai Negeri Sipil. Tunjangan ini termasuk tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan. Setiap tunjangan memiliki kriteria dan syarat tertentu.
Tunjangan keluarga diberikan kepada PPPK yang memiliki suami/istri dan anak, dengan maksimal dua anak. Besar tunjangan ini adalah sekitar 10 persen dari gaji pokok untuk pasangan, dan tambahan 2 persen untuk setiap anak yang memenuhi syarat.
Lebih lanjut, tunjangan pangan juga diberikan dalam bentuk beras dengan jumlah 10 kg per bulan untuk setiap anggota keluarga. Alternatifnya, tunjangan ini dapat diberikan dalam bentuk uang tunai yang setara dengan awal.
Pentingnya Mengetahui Kebijakan Pembayaran Tunjangan
Kebijakan mengenai pembayaran tunjangan diatur dengan baik dalam PMK dan Permendagri. Ini membantu menjamin bahwa setiap PPPK mendapatkan haknya tanpa ada penyelewengan. Adanya peraturan ini juga memberikan rasa aman bagi tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas.
Tunjangan jabatan struktural dan fungsional juga merupakan bagian penting dari total pendapatan. Tunjangan ini diberikan sesuai dengan jabatan yang dipegang dan sangat memengaruhi nilai kesejahteraan yang diterima.
Dengan berbagai tunjangan yang ada, PPPK dapat meningkatkan kualitas hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, memberi insentif untuk bekerja lebih baik. Hal ini sangat vital mengingat tantangan yang dihadapi dalam dunia pendidikan saat ini.
Keuntungan Menjadi PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat
Menjadi PPPK Tenaga Kependidikan menawarkan berbagai keuntungan yang tidak bisa diabaikan. Selain mendapatkan gaji dan tunjangan yang kompetitif, tenaga pendidik juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di daerahnya.
Hal ini tidak hanya memberi dampak positif bagi masyarakat tetapi juga memungkinkan individu untuk berkembang secara profesional. Dengan fokus pada kualitas pendidikan, mereka bisa menjadi agen perubahan yang signifikan di lingkungan sekitarnya.
Kesempatan ini juga membuka jalan bagi pertumbuhan karir yang lebih baik di masa depan. Mengingat pentingnya peran pendidik dalam memajukan generasi mendatang, menjadi PPPK adalah langkah yang penuh makna.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








